Singapura – Dalam lima tahun ke depan, pemerintah Singapura akan mendanai proyek peningkatan kecepatan Internet rumah-tangga. Setidaknya nanti penduduk Singapura akan dapat menikmati layanan Internet melalui kabel serat optik berkecepatan hingga 1 Gbps.
Demikian tulis media lokal Strait Times yang dikutip detikINET, Sabtu (20/10/2007). Dengan Internet kecepatan tinggi tersebut, nantinya proses pengunduhan film hanya akan memakan waktu beberapa menit saja, yang kini masih harus sabar dilakoni dalam hitungan beberapa jam.
Salah satu contoh pemanfaatan Internet berkecepatan tinggi tersebut adalah dimungkinkannya melakukan konsultasi dengan dokter melalui webcam. Tentu saja termasuk kemampuan untuk mendiskusikan foto hasil Rontgen (x-ray) pasien yang ditayangkan melalui monitor komputer di rumah.
Untuk memuluskan program lima tahun ke depan tersebut, setidaknya 12 pelaku industri telekomunikasi dunia telah diminta untuk mengajukan penawarannya untuk diseleksi. Program yang diberi nama Next Generation National Broadband Network (NGNBN) tersebut secara bertahap akan mengganti kabel telepon standar dengan kabel serat optik hingga ke rumah tangga.
Dalam sebuah ujicoba di Hong Kong bulan lalu, salah satu pihak yang berminat membangun NGNBN, yaitu Hong Kong Broadband Network (HKBN), berhasil menunjukkan proses pengunduhan film DVD Saving Private Ryan hanya dalam hitungan tak lebih dari 1 menit, dengan kecepatan 1 Gbps.
Indonesia ikutan nggak ya?
Source : detikinet
wuah … canggih buanget, kapan tuh indonesia kayak gitu … 10 tahun lagi mungkin … wuakkkakka ka
10 tahun lagi untuk broadband rumahan yg 2 – 10 MBps. Kalo yang diatas. Wah masih gelap tuh ….
indonesia kapan ya kayak gitu…
1000 tahun lagi kali ya…
Indonesia kapan kaya gitu…sampe Pa Onno jadi Presiden kali
Maybe no maybe yes lewat bangun jaringan komunikasi aja. Gimana Saat ini kalau kita ikutan voiprakyat dulu aja, biar bisa komunikasi lancar dulu, dari diskusi2 kita bentuk deh DEWAN INTERNET GRATIS BAGI RAKYAT bukan hanya untuk katanya wakil rakyat saja/ YANG DI SENAYAN AJA
setuju sama mas rely…. paling nggak bang Onno jadikan Menteri Komunikasi dan Informatika pasti deh rakyat indonesia pinter-pinter … takutnya pejabat/wakil rakyatnya kalah pinter … so biar aja rakyat tetep bodo